Belajar Lebih Efektif dan Efisien dengan Teknik Podomoro

Belajar ekstra keras dan meraih target nilai tinggi jadi keinginan banyak mahasiswa. Hanya saja, tidak semua orang mampu mencapai target tersebut meski sudah belajar keras. Dalam situasi seperti ini, kamu perlu mencari cara belajar yang efektif dan efisien. Salah satu solusinya adalah dengan memanfaatkan teknik podomoro. 

Teknik podomoro tidak hanya mendorong kamu untuk belajar ekstra keras. Namun, metode ini mengajarkan kamu untuk memanfaatkan waktu belajar dengan efektif dan efisien. Dengan begitu, kamu akan memperoleh manfaat belajar yang maksimal. Alhasil, kamu pun bisa memperoleh nilai akademik yang lebih baik. 

Apa Itu Teknik Podomoro?

Kamu mungkin menganggap kalau podomoro merupakan kata yang berasal dari bahasa Jawa. Namun, anggapan itu salah besar. Podomoro merupakan istilah dalam bahasa Italia, memiliki arti tomat. Teknik ini diciptakan oleh seorang Italia bernama Francesco Cirillo. Dalam penerapannya, teknik podomoro memanfaatkan manajemen waktu.

Saat menciptakan teknik ini, Cirillo menghabiskan waktu belajar dalam interval tertentu. Dalam waktu belajarnya, Cirillo menyempatkan waktu untuk istirahat agar kondisi fisik dan mentalnya tetap prima. Saat menciptakan metode ini, Cirillo memanfaatkan timer dapur yang kebetulan mempunyai bentuk tomat merah. Oleh karena itu, metode ini disebut teknik podomoro. 

Cirillo menciptakan metode belajar ini pada tahun 1980-an. Saat itu, Cirillo merupakan seorang mahasiswa yang tengah mencari cara efektif untuk belajar dan menyelesaikan tugas. Teknik ini pun sangat populer di kalangan mahasiswa. Pada 2006, Cirillo sempat menuliskan berbagai tips yang bisa dipraktikkan untuk memperoleh manfaat dari metode podomoro.

Dengan pemanfaatan teknik podomoro, kamu akan merasakan suasana belajar yang berbeda. Teknik ini bisa membantu kamu untuk menghilangkan distraksi yang kerap mengganggu aktivitas belajar. Selain itu, metode belajar ini dapat mendorong kamu untuk tetap fokus dalam menyelesaikan tugas. 

Alasan Teknik Podomoro dapat Mendorong Efektivitas Waktu Belajar

Kunci utama dalam penerapan metode belajar podomoro adalah mendorong agar pikiran tetap fokus dan terhindar dari distraksi. Kamu pun bisa lebih produktif saat menerapkan teknik ini. Terlebih lagi, keberadaan waktu istirahat di sela-sela pengerjaan tugas dapat membantu pikiran kamu untuk tetap segar dan fokus. 

Hanya saja, jangan berharap untuk bisa secara langsung merasakan manfaat peningkatan produktivitas setelah menerapkan metode belajar ini. Kamu perlu waktu berlatih agar benar-benar bisa menerapkan teknik podomoro dengan baik. Biasanya, waktu yang dibutuhkan adalah sekitar 7 sampai 20 hari. 

Lebih lanjut, teknik ini sangat bagus bagi kamu yang punya kebiasaan menunda-nunda waktu belajar. Agar efektivitasnya meningkat, kamu perlu terlebih dahulu menyiapkan to-do list. Selanjutnya, pilih tugas yang perlu kamu selesaikan secepatnya. 

Cara Menerapkan Teknik Belajar Podomoro

Dalam penerapan teknik podomoro, kamu hanya perlu mengikuti lima tahapan sederhana, yaitu: 

  1. Siapkan tugas yang ingin kamu kerjakan. Pilih tugas yang mendesak dan perlu kamu selesaikan dengan segera. 
  2. Manfaatkan fitur timer di smartphone. Kamu dapat menetapkan 1 interval waktu podomoro selama 25 menit. 
  3. Kerjakan tugas dalam interval yang telah ditentukan. Kamu perlu memfokuskan pikiran hanya pada pengerjaan tugas. Jangan melakukan aktivitas lain. Interval waktu ini disebut dengan istilah window task atau jendela kerja. 
  4. Saat alarm timer berbunyi, kamu dapat berhenti sejenak. Lakukan hal ini saat tugas kamu sudah selesai ataupun tidak. Waktu istirahat bisa berdurasi antara 5 atau 10 menit. Kamu bisa memanfaatkan waktu istirahat untuk bersantai, minum kopi, pergi ke toilet, dan lain sebagainya. 
  5. Kalau waktu istirahat sudah habis, lanjutkan kembali tugas kamu sampai selesai. Hal yang perlu dicatat, kamu bisa mengalokasikan waktu istirahat yang lebih lama setelah melalui 4 jendela kerja. 

Nah, itulah tips belajar menggunakan teknik podomoro yang menarik untuk kamu praktikkan.  Kamu bisa menggunakan teknik ini untuk menyelesaikan satu atau beberapa tugas sekaligus. Menariknya lagi, kamu dapat pula mempraktikkan teknik podomoro saat belajar secara berkelompok.

Whatsapp