Mahasiswa Harus Tahu! 6 Cara Menghemat Uang Selama Kuliah

Namanya masih mahasiswa, hidup seringkali harus pas-pasan. Itu sebabnya mahasiswa harus mengetahui cara menghemat uang agar hidup tetap bisa nyaman walaupun harus ekonomis. Jangan sampai cara berhemat yang dilakukan malah mengganggu konsentrasi belajar di kelas! Oleh sebab itu, berikut ini 6 cara menghemat uang yang realistis dan mudah dilakukan oleh mahasiswa.

Catat pengeluaran dan buat anggaran

Kenapa rasanya uang di rekening maupun di dompet cepat habis? Walaupun kamu merasa sudah berhemat, tetap saja terkadang uang yang kamu miliki lebih cepat habis dari biasanya. Nah, ini disebabkan oleh kelalaian dalam mengatur keuangan.

Langkah pertama dalam menghemat uang saku mahasiswa adalah dengan mencatat segala pengeluaran pokok dan membuat anggaran bulanan. Coba buat daftar kebutuhan pokok yang tidak pernah absen setiap bulannya. Misalnya biaya sewa kost, biaya makan, biaya transportasi, biaya pulsa, dan lain sebagainya.

Dari pengeluaran di bulan sebelumnya, kamu bisa memperkirakan berapa total biaya kebutuhan pokok ini. Lewat catatan tersebut, kamu bisa membuat anggaran supaya bisa menetapkan pos-pos pengeluaran yang jumlahnya bisa ditekan. Dengan begitu, kamu jadi lebih terencana dalam menggunakan uang.

Pakai kartu mahasiswa untuk dapat diskon

Kartu mahasiswa itu tidak hanya berguna untuk absensi kelas, lho! Identitas kamu sebagai mahasiswa akan membantu kamu untuk berhemat. Biasanya, banyak universitas bekerja sama dengan brand atau toko dalam bentuk diskon khusus mahasiswa. Contohnya seperti BINUS University yang juga menawarkan beragam diskon atau promo bagi mahasiswanya untuk berbelanja.

Selain itu, tidak sedikit juga platform streaming maupun software komputer yang menawarkan harga spesial, bahkan gratis, bila kamu mencantumkan nomor mahasiswa atau email mahasiswa.

Lebih sering bawa bekal atau masak sendiri

Coba bayangkan bila kamu menghabiskan Rp20 ribu untuk sekali makan dan kamu tipe orang yang makan 3 kali sehari. Sehingga, kamu menghabiskan Rp60 ribu setiap harinya. Jika dikalikan dengan 20 hari kerja, maka kamu menghabiskan setidaknya Rp1,2 juta per bulan untuk biaya makan saja. Ini tentu saja sangat boros, padahal harga Rp20 ribu untuk seporsi makanan itu sudah cukup terjangkau.

Solusinya, lebih baik kamu membawa bekal dari rumah atau masak sendiri. Membeli bahan-bahan mentah untuk dimasak ternyata jauh lebih murah. Kalau kamu masih tinggal bersama orang tua, tentunya membawa bekal jadi solusi termudah. Namun kalau kamu tinggal sendirian, ada banyak resep simple dan mudah dengan sedikit bahan yang bahkan bisa dimasak dengan menggunakan rice cooker saja!

Selalu jaga kesehatan

Mencegah lebih baik daripada mengobati! Tentunya, lebih murah juga. Cara menghemat uang yang satu ini sering sekali diabaikan orang-orang, terutama para mahasiswa yang sering begadang dan makan tidak teratur. Kesehatan itu mahal harganya, terlebih kalau kamu sudah jatuh sakit.

Di sela-sela kesibukan sebagai mahasiswa, mungkin kamu sibuk berorganisasi atau kerja paruh waktu. Namun, luangkan waktu untuk berolahraga ringan seperti misalnya senam, jogging, atau kardio di kamar. Lalu, jangan lupa makan buah dan sayur, serta minum air putih yang cukup. Atur gaya hidupmu supaya lebih sehat, ya!

Sisihkan uang di awal bulan untuk ditabung

Kesalahan finansial nomor satu adalah menabung uang di akhir bulan. Daripada menabung sisa uang di akhir bulan yang jumlahnya pasti tidak seberapa, akan lebih baik bila kamu sudah menyisihkan seporsi uang bulanan untuk ditabung di awal bulan. Dengan begitu, kamu pun bisa menentukan nominal yang fixed untuk tabungan kamu.

Jangan remehkan tabungan karena dana yang terkumpul bisa digunakan untuk kebutuhan mendesak, misalnya membeli obat saat sakit, membayar uang buku, atau juga untuk membeli hal-hal yang kamu dambakan.

Potong uang transportasi

Bisa dibilang kalau uang transportasi menjadi biaya terbesar dari anggaran mahasiswa. Coba bandingkan biaya transportasi bila menggunakan transportasi umum dan bila menggunakan kendaraan pribadi. Pilih opsi yang paling murah untuk jangka panjang. Jika memang rumah kamu terlalu jauh dari kampus, bandingkan juga biaya transportasi pulang-pergi rumah ke kampus dengan biaya hidup di kost.

Sulit memang untuk menekan biaya transportasi. Namun hal ini tidak akan jadi masalah kalau kamu memutuskan untuk kuliah online. Lho, memangnya bisa ikut kelas kuliah yang 100% online sampai kelulusan? Tentu bisa dengan BINUS Online Learning yang memiliki pembelajaran global sistem modular, di mana kamu bebas mengatur jadwal kuliah sendiri. Selain jadi cara menghemat uang, kuliah online di BINUS Online Learning pun tidak akan mengganggu kesibukan kamu saat bekerja atau berbisnis!

Whatsapp