Teknologi dan Inovasi Keberlangsungan Bisnis dari Inspigo

Jakarta – Saat ini kita sudah memasuki era modern, dimana manusia sudah harus berdampingan bekerja bersama teknologi. Selain memudahkan pekerjaan manusia, teknologi juga harus dibantu dengan inovasi dari manusia yang nantinya kedua hal tersebut akan membantu sebuah bisnis untuk berkembang.

Pada Rabu (18/11/2020) BOLD Series hadir kembali di seri kelima dengan berkolaborasi bersama Inspigo, sebuah platform streaming podcast. Acara dibawakan oleh CEO & CO-Founder Inspigo yaitu Tyo Guritno yang membahas topik “Teknologi dan Inovasi Keberlangsungan Bisnis”.

Webinar diikuti oleh 192 peserta lebih dengan dipandu oleh moderator, Kalvin Kristianto. Acara dibuka oleh moderator dengan menyapa para peserta dan menjelaskan secara singkat mengenai topik pembahasan pada BOLD Series kali ini, kemudian dilanjutkan dengan membahas tata tertib selama webinar berlangsung.

Masuk kedalam topik pembahasan, Tyo Guritno membuka topik dengan memperkenalkan diri dengan singkat mengenai latar belakang dari pekerjaan yang ia sudah pernah jalani selama tinggal di Amerika (EA, Pandora, Good&Co, Wonderbox) hingga perjalanannya sampai pada saat ini (Inspigo).

Kemudian dalam pembicaraannya, Tyo mengulas kembali pekerjaannya pada saat di EA yang dimana ia memegang sebuah game balapan Need for Speed – Most Wanted, NBA Live 2005, dan The Sims 2. Ia menjelaskan bahwa penghasilan yang didapatkan dari game-game tersebut merupakan hasil kerja sama antara kedua belah pihak, dimana tentunya dalam sebuah game terdapat musik, iklan billboard, dan lainnya. Disinilah pendapatan didapatkan dengan cara bekerja sama antara label musik yang ingin memasukkan lagunya kedalam game tersebut, kemudian kerja sama antara iklan yang ingin ditampilkan dalam game tersebut, dan untuk game olahraga seperti NBA stasiun tv juga ikut bekerja sama (ESPN).

Lanjut ke pekerjaan berikutnya yaitu pada saat di Pandora, dimana Pandora sendiri merupakan sebuah aplikasi musik streaming yang berdiri di tahun 2008 dan pada saat itu sempat mengalahkan iTunes di jajaran aplikasi terlaris. Dan kemudian terakhir membahas mengenai Inspigo yang berdiri sampai saat ini dengan kategori aplikasi streaming podcast.

“The more things you know, the more things you can connect, and the more creative you may become”, merupakan sebuah self-quote yang digunakan seorang Tyo Guritno. Ia juga menambahkan bahwa terdapat 5 skills yang dibutuhkan oleh seseorang, yang pertama adalah Creative dimana kunci dari kreatif adalah mengetahui banyak hal (mempelajari banyak hal dari manapun), kemudian Problem Solving dimana seseorang harus memiliki mindset yang konsisten, dan selanjutnya terdapat Data Analysis, Communication, dan Digital Strategy.

Tyo juga menyinggung mengenai salah satu hal yang berubah di era teknologi, yaitu Business Model. Ia mengatakan bahwa seseorang yang memiliki suatu bisnis harus bisa beradaptasi dengan Customer Behavior. Beberapa contoh Business Model di era teknologi ini adalah Advertising, Subscription, dan Pay Per Content.

Selanjutnya Tyo juga menambahkan mengenai bagaimana krisis industri menghadapi krisis dan perubahan. Dalam menghadapi masalah ini dibutuhkan 3 hal, yakni tetap relevan dan kreatif, fokus kepada pemecahan masalah, dan memiliki pola pikir yang cepat.

Di akhir sesi, Tyo menunjukkan topik-topik yang tersedia di dalam aplikasi Inspigo, beberapa kategori diantaranya seperti: managing stress, creativity, relaxation, dan lainnya. Inspigo juga menawarkan sebuah Virtual Karaoke serta Audio Drama, tujuannya agar para pengguna Inspigo dapat merasakan kenyamanan dalam menggunakan aplikasi tersebut.

“Konten yang bagus adalah konten yang memberikan rasa baru, sehingga orang dapat merasakan emotional tersendiri pada konten tersebut” – Tyo Guritno

Whatsapp